Senin, 16 Mei 2016

Mantila
























KERUDUNG / MANTILA
Saya berani menulis ini karena 2 hal:
1. Melihat komentar dari saudara kita non kristiani, ketika melihat umat KOS (Kenisah orthodok Syiria) wanitanya memakai kerudung, mereka menuduh bahwa “hati2 ada musang berbulu domba yang ingin memakai cara berpakaiannya, agar umat kristen dapat memurtadkan umat mereka”.bahkan ketika melihat umat orhodok, yahudi juga kebiasaan/tradisi wanita katolik sebelum konsili vatikan II memakai kerudung mereka menanyakan dasar hukumnya karena dianggap meniru tradisi mereka.
2. Banyaknya posting atau komen di fb yang prihatin atas umat tidak hanya dalam bersikap kurang pantas ketika ekaristi tetapi juga cara berpakaian dan tidak sedikit juga umat yang merindukan misa tridentine yang salah satunya punya tradisi bahwa wanita memakai mantila/ Kerudung ketika ikut misa, karena dapat meminimalisasi cara berpakaian yang seronok.
Maka di bawah ini dasar2 Alkitbiah dari mengapa wanita memakai mantila ketika mengikuti misa.Atau sebagai rujukan bagi yang berminat memakai mantila ketika mengikuti misa.
• I Korintus 11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.(ingat tradisi Yahudi mencukur rambut bagi wanita adalah kehinaan)
• “Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Tuhan dengan kepala yang tidak bertudung?” (1 Kor 11:13)
• “Sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa di kepalanya oleh karena para malaikat” (1 Kor 11:10)
• Tradisi Kerudung telah dikenal oleh bangsa Israel sebagai bagian dari kebiasaan pakaian perempuan-perempuan mereka.lihat ayat berikut : TUHAN berfirman: Oleh karena wanita Sion telah menjadi sombong dan telah berjalan dengan jenjang leher dan dengan main mata, berjalan dengan dibuat-buat langkahnya dan gemerencing dengan giring-giring kakinya, maka Tuhan akan membuat batu kepala wanita Sion penuh kudis dan TUHAN akan mencukur rambut sebelah dahi mereka. Pada waktu itu Tuhan akan menjauhkan segala perhiasan mereka: gelang-gelang kaki, jamang-jamang dan bulan-bulanan; perhiasan-perhiasan telinga, pontoh-pontoh dan kerudung-kerudung; perhiasan-perhiasan kepala, gelang-gelang rantai kaki, tali-tali pinggang, tempat-tempat wewangian dan jimat-jimat; cincin meterai dan anting-anting hidung; pakaian-pakaian pesta, jubah-jubah, selendang-selendang dan pundi-pundi; cermin-cermin, baju-baju dalam dari kain lenan, ikat-ikat kepala dan baju-baju luar. (Yesaya 3:16-23)
• Dari Tradisi Gereja :
1. St Tertulian di dalam risalahnya "On The Veiling Of Virgins" menulis: "Wanita muda hendaklah engkau mengenakan kerudung saat ber-ada di jalan, demikian pula hendaknya engkau mengenakan di dalam gereja, mengenakannya saat berada di antara orang asing dan mengenakannya juga saat berada di antara saudara laki-lakimu."
2. Kenyataan sampai sebelum konsili vatikan II, wanita bila ke gereja memakai mantila.Bahkan wanita2 orthodok dan katolik timur masih menggunakannya sampai sekarang.
• Yang jadi masalah sekarang kita harus tunduk pada Gereja , bahwa berkerudung bukanlah hal mutlak, artinya jangan menjadi batu sandungan bagi yang tidak berkerudung, bahwa seakan2 kita sah mengikuti misa bila bermantila(maaf seperti iman tetangga), lalu apakah Gereja tidak menaati Alkitab dalam hal ini? saya katakana tidak! Karena pertimbangan budaya2 di luar budaya yahudi dan timur tengah, apalagi ketika kekatolikan sudah ada dimana-mana maka Gereja menetapkan bahwa berkerudung/ mantila bukan suatu keharusan.ingat ayat ini: “Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Tuhan. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Tuhan; mereka tunduk kepada suaminya” (1 Petrus 3:3-5).
Tapi bila dengan kerelaan dan keikhlasan seorang wanita ke gereja memakai kerudung atau mantila adalah suatu keutamaan , sekaligus sebagai pembelajaran umat seberang yang senang mengklaim segala sesuatu adalah tradisinya.(bukankah itu tradisi kita yang diaopsinya? Ingat kita ada sebelum dia ada)
Ada sedikit pengalaman pembicaraan saya dengan tetangga saya di desa.
Dahulu ketika orang seagama saya ke tempat ibadah hanya memakai pakaian seadanya bila mau beribadah (karena keadaan ekonomi waktu itu)dan saya melihat orang2 katolik kalau ke Gereja berpakaian bagus , sopan, memakai alas kaki yang bagus(sepatu), saya salut! Memang harus begitulah kalau menghadap Tuhan.bukankah kita tidak pantas kalau berpakaian seadanya bila menghadap pak Lurah? Apalagi menghadap Allah. Tetapi sekarang terbalik! Umat seagama saya kalau berpakaian bagus2 dan sopan kalau beribadah tetapi saya sekarang melihat orang katolik kalau ke gereja seperti penyanyi dangdut kampungan, bahkan yang laki2 sudah dewasa hanya memakai kaos oblong, sandal dan celana pendek! Bagus dan mahal sih itu, aku tau, tapi….(dia tidak melanjutkannya). Dan sayapun diam seribu bahasa karena memang itu yang dia lihat dan tidak bisa saya sangkal. Ternyata banyak batu sandungan orang lain terhadap iman kita sedikit banyak karena kita tidak bisa menempatkan diri. Coba bayangkan anda lali- di gereja dan depan anda orang pakai you can see, apalagi tali BRAnya memang model yang diperlihatkan dan ketika dia membungkuk maaf celana dalamnya kelihatan.kalau anda beriman sungguh pasti anda merasakan bahwa iman anda dilecehkan.
Bagi yang mau mencoba menghayati pakai mantila hindarkan kesombongan pribadi yaitu tidak boleh ada perasaan seakan2 yg tidak bermantila lebih rendah keimanannya. Ini bukan untuk menjadikan sumber berdebatan karena seseorang termasuk wanita adalah orang bebas karena sudah di tebus Kristus dengan darahnya, jadi setiap orang bebas menentukan pilihannya selama pilihan itu tidak bertentangan dengan ajaran Gereja Semesta dan tidak menggangu kepentingan orang lain.
Deus Providebit.

Bagi yang ingin berminat beli mantila 

silahkan hub. "Angeline Mantila" ( WA/Line : 087832893160 atau bb : D2DFD53C )

















Selasa, 10 Februari 2015

Malaikat Pelindung.


Malaikat Pelindung.

Mat 18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
Sepenggal dari bacaan Alkitab hari selasa ini mengingatkan kita akan malaikat pelindung. Kita sebagai orang katolik seringkali tidak bisa menjawab ketika ditanya dasar Alkitabiah dari ajaran Gereja Katolik tentang adanya malaikat pelindung.

Inilah sebagian dari dasar2 itu.

Malaikat Pelindung.
"Malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu; sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu." (Mazmur 91: 10-12)

Dalam ajaran Gereja katolik,setiap pribadi manusia diberi anugerah oleh Allah Yaitu malaikat Pelindung begitu kita dilahirkan(terutama secara khusus sejak dipermandikan). Tugas malaikat pelindung ialah membimbing kita kepada pemikiran, perbuatan dan perkataan yang baik serta menghindarkan kita dari yang jahat. Ia mendorong kita untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Malaikat pelindung berbicara dalam hati nurani kita agar kita melaksanakan kehendak Tuhan jadi Malaikat ini yang selalu menyertai, melindungi dan menghantar manusia tersebut agar selalu pada koridor peziarahan menuju pada Allah sebagai asal dari segala yang ada.Bila ada seorang yang bertobat maka malaikat-malaikat surga bersuka cita( Luk. 15:10.demikian juga setiap ada awal kehidupan seorang manusia maka juga ada kegembiraan di surga .

Kepercayaan adanya malaikat pelindung sudah ada sejak perjanjian lama hal ini bisa dilihat dari
• Henokh 100:5 berkata bahwa mereka yang bajik memiliki malaikat pelindung.
• Pada Kitab Kisah Para Rasul (Kis 12:1-19) -- "Kata mereka kepada perempuan itu: "Engkau mengigau." Akan tetapi ia tetap mengatakan, bahwa benar-benar demikian. Kata mereka: "Itu malaikatnya." –
• sebuah rujukan tersirat mengenai kepercayaan ini. Dalam Injil Matius 18:10 "Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga."
• Why 5:11
Ini adalah sebagian kisah2 dalam kitab suci yang berhubungan dengan peran malaikat sebagai pelindung dan memberi kekuatan serta penghiburan
Kej. 19 : Malaikat melindungi Lot dan keluarga di Sodom dan Gomora
Kej. 22 : Malaikat menghentikan Abraham ketika hendak mempersembahkan Isak.
Tob. 12:12-15 : tentang kisah tobit dengan malaikat yang menyertainya.
Kis 10:1dst : Malaikat menampakan diri pada Kornelius dan menghantarnya sampai pertobatan.
Kis. 12:1dst : Malaikat membebaskan Petrus dari penjara.
Gereja mengajarkan bahwa kita harus selalu menjalin relasi dengan malaikat pelindung kita yaitu dengan hidup baik sesuai kehendak Allah dan memohon perantaraan doa kepada malaikat pelindung kita. Agar kita lebih peka terhadap bisikan malaikat pelindung, kita perlu membina hubungan baik dengannya, yaitu dengan berdoa memohon perlindungan serta penyertaannya

Inilah doa kepada malaikat pelindung:
Malaikat Allah, engkau diutus oleh Allah untuk melindungi umat-Nya, dan menghantar mereka ke tempat yang telah ditentukan oleh-Nya.
Ya Malaikat Pelindungku, aku bersyukur kepada Allah karena la sendiri berkenan mengutus engkau mendampingi dan melindungi aku.
Sudilah engkau melindungi aku terhadap semua yang membahayakan diriku; bila bahaya itu sudah dekat, sudilah engkau melawannya demi keselamatanku, sedangkan kalau bahaya itu masih jauh, bimbinglah aku menempuh jalan lain yang lebih aman. Semoga engkau selalu mengingatkan aku akan kebaikan, dan jangan merelakan aku melakukan hal-hal yang kurang berkenan pada Allah. Kalau aku menghadapi godaan, mohonkanlah kekuatan dari Allah agar aku tidak goyah. Dan kalau aku jatuh ke dalam dosa, sudilah engkau membimbing aku untuk bertobat.
Lindungilah aku dalam ketenangan, dan jagalah aku bila aku tidur. Sudilah engkau memberikan penghiburan bila aku susah, dan memberikan kekuatan bila aku lemah.
Doakanlah aku selalu, agar dapat mengamalkan hidup kristen dengan tulus hati. Mohonkanlah aku rahmat Allah, agar aku mampu menjadi pewarta kabar gembira seperti Malaikat Gabriel, dan penumpas kejahatan seperti Malaikat Mikael.
Ya Malaikatku, semoga aku selalu mengikuti bimbinganmu. Dan bersama engkau perkenankanlah aku selalu melambungkan pujian serta syukur kepada Allah dengan pengantaran Kristus, Tuhan kita. Amin.

Atau yang lebih sederhana dan sering kita doakan : 
Malaikat Allah, engkau yang diserahi kemurahan Tuhan,terangilah, jagalah, pimpinlah dan bimbinglah kami Amin

Maka sudah selayaknya jika Gereja secara khusus member pananggalan liturgy untuk Pesta Para Malaikat Pelindung pada tanggal 2 Oktober.

Deus Providebit.

Senin, 09 Februari 2015

Air Terjun Kali Pancur Desa Nogosaren Kec. Getasan Kab.Semarang












Bila anda ke Kopeng, Ketep,Salib Putih, Biara Trapis Gedono atau ke Gua Maria Pereng, sempatkan sejenak untuk berkunjung ke air terjun ini.Air terjun ini mempunyai tinggi kurang lebih 100 m. bersumber dari Gunung Telomoyo. Dalam perjalanan ke tempat ini anda dapat melihat pemandangan gunung Merbabu, telomoyo dan gajah mungkur serta Rawa Pening.

Gua Maria Pereng





Gua maria Pereng terletak di stasi St.Yusuf Getasan Paroki st.Paulus Miki Salatiga.Tepatnya di kecamatan Getasan kabupaten Semarang.Dekat tempat wisata Kopeng, Salib Putih dan juga Air Terjun Kalipancur.Tidak jauh dari situ juga terletak biara Trapis Gedono. Lokasi tempat ini dilereng gunung Merbabu.

Jumat, 06 Februari 2015

HAL : PENGAKUAN DOSA ( Sakramen tobat)

HAL : PENGAKUAN DOSA ( Sakramen tobat)
Ketika ada pengumuman sentral bahwa saat itu tiba giliran kelas tersebut bagi yang katolik untuk pengakuan dosa dalam rangkan adven th ini, sebagian besar anak-anak keluar untuk menuju kapel, tapi ada sebagian anak katolik yang tidak ikut pengakuan dosa.Salah satu anak yang tidak katolik memberitahu bahwa si A (katolik) tidak mau pengakuan dosa.ketika saya tanya” kamu gak ikut ke kapel?”.,Dia memberi pernyataan bukannya dia tidak punya nyali untuk pengakuan dosa tetapi ada keraguan dalam dirinya masa sih manusia.
Memang banyak dari saudara kita diluar katolik maupun sebagian orang katolik yg ragu akan pengakuan dosa, mereka meminta dasar Alkitabiah dari pengakuan dosa di hadapan Imam.ini adalah sebagian dari dasar Alkitabiah tersebut :
1. Matius 16 : 18-19 ,”18:Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan diatas batu karang ini Aku akan mendirikan GerejaKu (yunani : Ecclesia) dan alam maut tidak akan menguasainya. 19:Kepadamu Kuberikan kunci kerajaan surga.Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kau lepas di dunia ini akan terlepas di surga.
2. Yohanes 20:22-23,”22:Dan sesudah berkata demikian Ia (Yesus) menghembusi mereka dan berkata :Terimalah Roh Kudus.23:Jikalau kamu mengampuni dosa orang dosanya diampuni dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.
3.Ketika Yesus menyembuhkan orang kusta, maka Yesus bersabda :
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."(Mat 8 : 4).
Jadi yang menyembuhkan Yesus tetapi yang berwenang terhadap legalitas tahir atau tidak adalah imam(sebagai wakil komunitas masyarakat yahudi ditempat tersebut), demikian juga kusta hati (dosa), yang mengampuni dosa adalah Yesus, sedang imam hanya menyatakan legalitas diampuni atau tidak (imam sebagai wakil Gereja)
4.Yak 5 : 16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh . Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Jadi 4 dasar diatas adalah satu kesatuan di mana para Rasul (dibawah pimpinan Petrus) dalam hal ini merupakan wakil Gereja( Gereja yang didirikan oleh Yesus 2000 th lalu) diberi kuasa untuk menyelenggarakan sakramen tobat. Jadi seluruh imam sebagai wakil Gereja di beri kuasa untuk mengampuni dosa orang.(dalam hal ini dalam konteks sakramen tobat). Jadi seandainya ada suatu gereja yang bukan apostolic merupakan pengecualian dari hal ini. Atau seorang pimpinan umat atau gembala bila imammatnya di luar konteks suksesi apostolic(kelanjutan dari para Rasul) tidak di beri kuasa ini.Jadi seorang imam berhak mengampuni dosa bila ia dalam kesatuan dengan Gereja yang satu, kudus ,katolik dan apostolic.Jadi yang mengampuni adalah Yesus sendiri lewat kuasa imamat para imam.
Deo Gratias!

Natal 2

Natal sebentar lagi tiba, suasana di mal2 sudah mulai terlihat.dan juga di dunia maya.Mulai dari tulisan tentang natal yang dirayakan sebelum tgl 25 Desember, pernak-pernik natal, sampai page bukan kristiani yang mengupas natal dari sisi pandang mereka.
Nah yang akan saya tulis disini adalah kupasan mereka yang lebih menghujat dari pada ditinjau dari sisi sejarah, bahkan topi sinterklas saja di bahas.intinya mereka ingin meruntuhkan iman umat kristiani terhadap apresiasi natal. tapi yang sungguh2 aneh tulisan orang yang sama, di page mereka sendiri : dia mengajak teman2 seimannya agar merayakan kelahiran junjungannya lebih semarak.dia mengatakan kalau umat Kristen di tempat2 yang mereka minoritas, natal begitu menggema dimana2 ,mis : di Jepang, mengapa di negara2 yang mereka (orang tersebut menulis page tersebut ) mayoritas, peringatan hari besar junjungannya tidak begitu bergema? dan juga masih ribut penetapan tanggalnya?
Nah saudaraku, ternyata banyak hal yang kita punyai menjadi impian orang lain tapi kita sendiri justru kurang apresiasi ,maka kalau ada tulisan2 yang membuat kita menjadi lemah iman maka harusnya kita mencaritahu, karena bisa jadi tulisan mereka justru karena merasa iri hati. Hal2 yang sering di kupas mereka tapi dari segi negatifnya (banyak lho orang katolik yang keluar GK gara2 statemen mereka yang tampak meyakinkan dan rasioanal) misalnya :
1.Alkitab (yang katanya sudah dipalsukan),padahal mereka justru salut karena walaupun banyak versi, kekristenan tetap kukuh pada kanon yg sekarang, Alkitab telah melalui kritik2 tinggi dst.
2. Tahta kepausan.Bukankah kasus di irak dan suriah saat ini karena keinginan mereka agar umatnya dalam satu pimpinan?
3. Bunda Maria.karena hal ini yang menjadi benteng orang katolik dimana2.
4. Pemakaian ikon dan patung dalam ibadah kita .Coba bayangkan bila ikon dan patung tidak diperbolehkan, pasti tidak aka nada tempat doa bernama” gua Maria”.ada ribuan diseluruh dunia bukan?
5. konsep mesianik dalam iman kita.Di agama2 mereka konsep ini begitu menjadi impian walaupun di konsep dasar agamanya gak ada.contoh konsep mesianik di berbagai agama : Hare krisna di Hindhu, Maitrea di Budha, Ahmadiyah di Islam.
Ayo masihkah kita runtuh iman hanya karena tulisan2 gak benar di dunia maya atau karena mendengar kata mereka sehari2 di media masa atau pengeras suara ?
Selamat merenungkan, Tuhan Memberkati.